Wedi Ombo Beach! Uyeah!!
Lokasinya masih di Gunung Kidul, gak jauh dari Pantai Greweng yang udah gue ceritain di post sebelumnya. Pantai ini lebih ramai dari Greweng, karena emang udah sering juga diliput dan juga udah pernah ditayangin di televisi [kata Temen Gue gitu].
Wedi Ombo sendiri punya arti Batu yang Luas [penjelasan dari Temen Gue]. Jadi, kalau ke sini kalian bakal nemuin banyak batu-batuan dan luas, ada sih pasirnya, tapi yang menjorok ke air laut itu dominan batu bukan pasirnya. Terus dibandingin sama Greweng jelas beda jauhlah ya. Ini luuuaaaaaasss banget [entah luas banget atau gue udah capek jalan kaki di pantai sebelumnya].
Batu dan lumut - lumut sedang arisan
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, pantai ini lebih dikenal dari Greweng, otomatis pengelolaan wisata di tempat ini juga serba lebih. Petunjuk jalan lebih jelas, papan parkir dan lokasi parkir baik motor dan mobil udah ada dan sudah agak tertata, jalan menuju pantai juga gak sejauh Greweng, dan pastinya lebih gak menyiksa mengingat jalannya juga udah disemen dan diaspal.
Kalau kalian laper, di sini juga ada banyak warung-warung yang menjajakan panganan mulai dari makanan berat seperti nasi sampai cemilan yang mungkin kerjanya cuma bisa nambah jigong doank 😁 [maaf, gak ada dokumentasi parkiran atau 'gmana keadaan warung-warung di sana].
Terus apa aja yang istimewa dari Pantai Wedi Ombo ini?
*jejeng - jejeng*
*jejeng- jejeng*
*jejeng- jejeng*
*jejeng- jejeng*
*jejeng- jejeng*
BATUUUU!!!
Iya tau.. Rasanya pengen nabok ya? Sama kok! Saya juga heran kok saya bisa garing segaring-garingnya kaya gini. Padahal saya bukan krupuk.
*Lalu dicombo attack soalnya udah double garing*
Ngomong-ngomong batu, saya jadi inget mantan saya yang mengandung kata 'batu' dalam namanya yang mau dishare itu penampakan pantai Wedi Imbo beserta batu-batunya.
Bukit batu kalau dilihat dari arah yang tidak berbatasan sama laut
Kalau kalian tanya bagaimana sensasinya berada di atas batu yang berbatasan sama ombak kenceng-kenceng yang langsung menghempas ke batu keras gitu, padahal gak bisa berenang? Ketahuilah, rasanya ngeri tapi seneng. Kalo Temen Gue bilang dia ngeri (dia juga ga bisa brenang), kalo gue lebih ke arah seneng liat samudra lepas gitu, apalagi bisa rasain cipratan-cipratan air laut langsung di muka pas lagi duduk di atas batu. Tapi, tetep ada yang paling gue takutin pas duduk di situ... KEPITING! IYA! ITU BANYAK KEPITING SUKA NEBENG OMBAK MAIN KE ATAS BATU! KALO DICAPIT KAN SAKIT! 😡😡
Pemandangan samudra lepas, angin sepoi-sepoi, tempat nongkrong yang asik (asal bukan bercanda dorong-dorongan), terus ada satu lagi yang istimewa dari Wedi Ombo ini. Karena bentuk permukaannya yang kebanyakan batu-batu yang diterjang ombak, jadi ada beberapa ceruk yang keisi air laut dan airnya jadi menggenang di ceruk-ceruk itu. Ceruk-ceruk ini bisa ditemukan dari awal kita masuk ke wilayah pantai. Yah semacam Angel's Billabong-nya Nusa Penida gitu, tapi versi jauh lebih kecil (jadi jangan berekspektasi terlalu jauh ya). Tapi lumayan kok buat renang-renang dan foto-foto. Apalagi pas gue ke sana lagi ada yang main-main pake balon-balonan yang kaya kasur [gue ga tau namanya apa]. Kalau kalian ke sini jangan langsung duduk dan main air di ceruk terdekat, sedikit berusaha dan jalan menuju batu-batu di arah kanan kalian, dan kalian akan menemukan tempat yang lebih sesuai untuk memuaskan hasrat main air kalian.
Ini salah satu ceruk juga, tapi jangan coba-coba berenang di sebelah sini, soalnya ombak yang sampai ke sini lumayan kenceng. Ada ceruk lain di sebelahnya yang lebih aman dan lumayan tenang buat berenang-renang cantik [dan lagi-lagi saya lupa foto gara-gara asik liat yang ganteng].
Biaya yang dikeluarkan:
Tiket Masuk : Rp 5.000
Parkir Motor : Rp 2.000
Sama seperti sebelumnya, saran gue kalo mau mengunjungi pantai-pantai ini pake kendaraan pribadi dan ga ada yang tau jalannya, mending download dulu offline mapsnya, biar lebih aman.
Indonesia itu bagus
Indonesia itu indah
Indonesia itu luar biasa
Indonesiaku selalu akan membuatku rindu untuk pulang....
Oktober, 2017.








Komentar
Posting Komentar